Passport
ECONOMY CLASS
Lamanya Berpuasa di Islandia
Rabu, 31-Mei-2017
Kita berpuasa selama 13 jam lamanya dalam satu hari. Tapi, tahu tidak? Di negara Eropa rata-rata jarak waktu berpuasa lebih lama. Bayangkan saja, orang-orang muslim di Islandia menjalani puasa hingga 22 jam lamanya, lho! lama ya APin..

Di bulan Ramadan ini, kita berpuasa selama 13 jam dalam satu hari. Dimulai dari pukul 04.30 pagi hingga saat berbuka pukul 06.00 sore. Namun, orang-orang muslim di Islandia menjalani ibadah puasa selama 22 jam! Hampir satu hari penuh mereka menahan rasa lapar dan dahaga. Nah, karena jarak waktu yang terbilang lama, sebagian dari mereka ada yang tetap mengikuti waktu Islandia dan ada yang tidak. Akhirnya, orang-orang disana membagi waktu berbuka puasa ke dalam dua bagian.

Pada bagian pertama ini, orang-orang muslim disana berbuka sesuai waktu Islandia yaitu pada pukul 23.30 malam. Tak berselang lama, mereka harus mulai berpuasa lagi pada pukul 02.00 pagi. Di bagian kedua sebagian orang muslim lainnya mengikuti waktu berbuka negara Eropa terdekatnya yaitu kota London, Inggris. Di kota itu orang-orang berpuasa 19 jam lamanya. Jadi, mereka berbuka pada pukul 21.00 malam dan kembali berpuasa pada pukul 03.00 pagi.

Islandia

Tapi, kenapa ya bulan puasa di Islandia terbilang sangat lama? Sebabnya, disana sedang memasuki musim panas. Karena itu matahari di belahan Eropa mengalami waktu malam yang sedikit. Bahkan hingga pukul 23.00 pun cahaya matahari tidak tergantikan oleh malam.

Selain itu, disana tidak seperti di Indonesia yang terdapat makanan-makanan untuk berbuka puasa. Menurut Muhammad Aufaristama, mahasiswa asal Indonesia di Islandia, penjual makanan di tempatnya tinggal terbilang sangat sedikit. Restoran-restoran yang ada juga tidak menyediakan menu khusus berbuka puasa.

Islandia

“Sayangnya, disini kita tidak bisa berbuka puasa di luar. Saat berbuka puasa, pemilik tempat makan sudah banyak yang menutup restorannya. Akhirnya, kita hanya bisa berbuka di rumah”, jelas Aufar.

Meski jarak waktu berpuasa yang cukup lama, orang-orang muslim disana jarang merasakan rasa haus. Sebabnya, udara yang dingin membuat mereka tahan akan rasa haus. Jadi, walaupun jarak waktunya panjang orang-orang muslim di Islandia masih kuat untuk berpuasa. (SST)

(Sumber foto:cnnindonesia.com, pegipegi.com, playbuzz.com, zetizen.com)

 


AMBIL KOIN
BAGIKAN
Info dan promo menarik
Yuk berlangganan Surat Kabar kami dan dapatkan info dan promo menarik dari anakpintar.id
Ikuti kami di media sosial
anakpintar.id adalah sebuah situs bacaan untuk anak Indonesia yang berisikan budaya, kuliner, tempat wisata, sejarah, flora, fauna, berita umum serta berbagai video. artikel anakpintar diambil dari berbagai sumber yang diolah oleh jurnalis anakpintar.id. Foto dan video yang digunakan berasal dari produksi anakpintar dan juga diambil dari berbagai sumber situs berita dan youtube. Jika ada kesalahan dalam gambar ataupun kata-kata mohon untuk di info kepada kami agar dapat kami perbaiki.
AIRPORT PASSPORT TOKO PANDUAN MEMBERSHIP TENTANG KAMI