|
Penelitian Tempe di Luar Angkasa
Jumat, 09-Juni-2017
Pasti kalian suka makan tempe. Nah, tempe yang sudah menjadi makanan sehari-hari ini akan dikirim ke luar angkasa untuk diteliti, lho. Fermentasi tempe karya anak bangsa ini akan diterbangkan langsung ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS)! Wah, hebat ya!
![]() Amerika Serikat - Tempe merupakan makanan yang digemari oleh semua orang. Hebatnya, tempe yang sering kita makan ini akan dibawa menuju luar angkasa! Fermentasi tempe ini akan diteliti oleh para peneliti antariksa disana.
Yang membuat bangga nih, ternyata fermentasi tempe itu adalah hasil ciptaan anak-anak bangsa. Sebanyak 8 pelajar SMA Unggul dan 2 mahasiswa DEL Laguboti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, ialah penggagasnya. Mereka melakukan penelitian tempe untuk di luar angkasa.
Fermentasi tempe ini akan dibawa langsung dengan roket booster Falcon-9 nomor 39-A. Tapi, menerbangkannya tidak dari Indonesia, tempe ini akan diluncurkan di Pusat Antariksa Kennedy, Amerika Serikat.
Menurut kepala SMA Unggul DEL Laguboti, Ibu Ariani Desianti Parawi, tempe ini telah diterbangkan pada Sabtu (3/6) 2017 kemarin.
Ibu Arini menambahkan, menurutnya penelitian tempe ini merupakan peristiwa bersejarah. Tempat peluncuran roket merupakan tempat dimana manusia pertama berangkat menuju bulan! Misi mencapai bulan itu dilakukan oleh Apollo 11 pada tahun 1969. Wah, sudah hampir 50 tahun yang lalu ya.
Berhasil Sampai Antariksa
Tak disangka, paket berisi tempe itu begitu cepatnya sampai di antariksa keesokan harinya, lho. Setelah lepas landas dari Pusat Antariksa Kennedy, fermentasi tempe ini akhirnya mendarat di ISS. Penerbangan membutuhkan waktu selama 36 jam lamanya meluncur ke luar angkasa. Tempe ini mendarat pada Minggu (4/6) 2017.
“Kami telah dikabarkan oleh Astronot bernama Peggy Whitson bahwa paket tempe sudah sampai disana”, ujar ibu Arini.
Meskipun telah sampai, hasil penelitian fermentasi tempe anak-anak bimbingan ibu Arini belum bisa diketahui. Penelitian yang berlangsung di ISS itu membutuhkan waktu paling tidak 30 hari. Hasil itu akan diketahui saat roket yang diterbangkan membawa kembali fermentasi tempe ke bumi. (SST)
(Sumber Foto: kompas.com, nasa.gov, bumi-majapahit15blogspot.com) |
|